My Mama always said you've got to put the past behind you before you can move on. -forrest gump-

Tuesday

USE IT WELL!!!

Ungkapan ini bisa untuk segala medan perkara. Waktu, cinta, keuangan, keluarga,dan berbagai hal sepele atau rumit yang pernah ada di bumi ini.

Saat menginjak bangku SMP, mama belum terlalu khawatir dengan masa-masa pacaran. Bukan karna
mama terlalu sibuk tapi memang saat itu saya belum terlalu berpikir untuk memiliki kekasih. yah, masih dalam tahap suka memandang. Ada yang sempat menjadi pacar tapi terasa hambar dan lewat begitu saja. 

Mungkin karna kala itu saya lebih senang mencoba hal-hal baru seperti merokok, mencoba seteguk alkohol dan hal-hal baru lainnya. sehingga pacar??hmm...let see in 2 or 3 years. Jadi bisa dibilang masa SMP saya gunakan dengan baik...ouupppssss!!!hehhehe

Ketika mulai mengenakan rok abu-abu, mama mulai sering mengingatkan betapa pentingnya menjaga diri. membiasakan membicarakan hal-hal seputar seks, membiarkan saya bercerita apa saja padanya tentang seluruh teman-teman disekolah. 

Tapi entahlah, saya masih enggan bercerita tentang siapa yang saya taksir dan siapa yang saya pilih untuk menjadi kekasih saya saat itu. yahh, dengan kata lain saya lebih memilih pacaran backstreet, yang setelah dijalani ternyata lebih seru ketimbang pacaran dengan restu orangtua..hahaha...kurang tantangan menurut saya...Tepatkah apa yang saya lakukan??naaaaaaa ahhhhh!!!!


Pesan mama, terus berlanjut sampai pada saya lulus sekolah dan pergi merantau ke ibu kota untuk mencari ilmu (hahaha..agak sedikit aneh dengan kata2 ini). 

Tidak luput dalam sehari 1 sampai 3 ayat firman di kirimkan melalu sms atau telepon paling tidak 10 menit hanya untuk menanyakan kabar. Dan harus saya akui, pesan mama dan peran mama walau jarak memisahkan sangat-sangat efektif.


Ada yang bilang, semua tergantung kita. biarpun lingkungan kita bobrok tapi jika kita bisa bertahan maka kita tidak akan ikut bobrok. 

Saya meragukan itu, seberapa tahan kita dalam sebuah lingkungan yang terbiasa dengan hal-hal buruk? di awal mungkin kita masih terlindungi dengan perisai baja yang kita bawa sejak masih bersama orangtua. tapi lama kelamaan?perlahan kita letakkan perisai itu dan mulai berkeliling polos dan seperti siap menerima setiap sentilan di tangan kita. 

Tapi jika ada orang yang mampu bertahan...ANDA HEBAT!!!karna saya angkat tangan!!

Lebih baik pergi menghindar daripada bersikap seperti seorang super hero yang tak pernah kalah. bahkan seorang super hero pun akan lemah saat jatuh cinta dan rela melakukan apa saja.

Ketika saya ditanya hendak melanjutkan kuliah dimana, saya memilih Jakarta. Saya menghindari Bali karna saya tau kapasitas saya. Saya bukan tipe orang yang bisa menyelam lama tanpa berubah dulu menjadi ikan. 

Bukan bermaksud menghakimi Bali, tapi common...kesenangan, hiburan yang ditawarkan disana sangat sulit ditolak. Bisa saja saya terlalu larut dalam hura-hura tanpa henti dan lupa tujuan utama. Bisa saja...tapi saya sangat cinta tempat itu.ingin rasanya pergi kesana sampai bosan diri ini dan pergi dari situ.

Setelah lewat beberapa tahun dan sekarang memasuki tahun ke-12 saya berada di tanah orang, banyak hal yang terjadi. banyak juga yang terbuang percuma. 

Mari kita bicara tentang waktu, hmm..nope!!i didnt used it well!!!
Money??hoaaaaaeeeeemmm....Penyesalan selalu datang terlambat.hahah...kalau saja saat itu saya pakai uangnya untuk ini untuk itu untuk ini untuk itu, pasti sekarang saya sudah begini sudah begitu...halaaahh!!!percumalah!!Saat itu mana tau dan mana sempat berpikir seperti apa yang sekarang saya pikirkan. Yang ada di kepala hanya kepuasaan!!Sekali lagi,  I didnt used it well!!

Bergeser ke masalah cinta, eheeemmm....dengan segala rasa salah...sssstttt...i didnt used it well too!!!bagaimana bisa??well...you figure it out by your self!!!Terlalu sensitif dibicarakan, entah untuk masa lalu apalagi untuk masa depan.

Tahun-tahun yang terbuang percuma menurut saya tidak percuma menurut mama. Dia dengan setia mengingatkan hal yang sama.MENJAGA DIRI.

Kejatuhan saya oleh syndrom cukup umur dan sudah siap ( menurut saya), tidak membuat mama berhenti berpesan.
Dan saya? saya tetap belum secara tepat memakai apa yang saya miliki.

Satu hal special yang saya dapat dari semua kejadian yang berlaku di sekitar saya adalah mempunyai jabatan yang sama seperti jabatan mama yaitu menjadi mama. 

Menurut saya mama menggunakan jabatannya sebagai orangtua dengan sangat baik dan saya belajar dari yang terbaik untuk menggunakannya dengan lebih baik dari sekarang...


Thankyou mama, You use it sooooo welll!!!!




Jakarta, 13 September 2011


No comments:

Post a Comment