My Mama always said you've got to put the past behind you before you can move on. -forrest gump-

Sunday

NILAI NILAI NILAI

manusia hidup untuk nilai.
nilailah yang membuat menjamurnya tempat bimbingan belajar, les privat, kursus dan lainnya. Nilai telah membuat orang membuat kepalanya seperti sedang berlomba. banyak sekali kategori nilai. ada nilai uang, nilai kepandaian, nilai keindahan, nilai budaya, nilai hayati, nilai etik dan nilai-nilai lainnya. Padahal nilai sendiri tidak punya batas maksimal. karna setiap harinya pasti ada saja yang lebih dari nilai kemarin. Ketika orang mulai menilai orang, bisa jadi standart maksimal ya diri dia sendiri. Lain  lagi di area pendidikan, nilai selalu jadi tolak ukur anak ini dapat naik atau tidak.
Saat budaya mulai di nilai, ada unsur penghargaan disitu. Budaya dalam tiap daerah tidak pernah sama, sehingga jika etika dalam suatu budaya mulai manjadi penilaian maka sebaiknya jangan memasang nilai. sebab sebuah budaya itu tidak ternilai, sekalipun terlihat biasa atau tidak beradap buat orang lain. Tapi itulah budaya.
Nilai hidup seorang anak biasanya akan terlihat saat dia mulai berjalan sendiri. Didikan orangtua dari semasa anak di perut akan dilihat saat sang anak dewasa. Tapi apakah jika anak dinilai gagal oleh dunia apakah itu berarti orangtua yang gagal mendidik?  Dunia sebenarnya tidak punya hak menilai seorang anak apakah dia gagal atau tidak.
Dunia hanya berkewajiban merestui segala usaha sang anak jika dia berjalan dengan baik.Toh jika anak melenceng dia akan belajar nilai hidup saat berbuat curang pada dunia. Semua ada hukum timbal balik.Karma.Tabur tuai...
Nilai...ya nilai...
sah-sah saja membuat penilaian. Boleh-boleh saja mengejar nilai sempurna dalam hidup. Tapi tunggu dulu, apakah semua nilai itu hanya untuk diri sendiri atau oranglain ikut merasakan?
kalau untuk orang lain ikut rasa, bagaimana caranya?
Mulai saja menggali apa yang Tuhan beri untuk masing-masing kita dan bisa kira bagi untuk orang lain. Ini bukan tentang uang tapi potensi...
Saya masih terus menyemangati diri untuk memaksimalkan apa yang sudah Tuhan kasih ke saya. yahhh setidaknya saat orang melihat kita, ada nilai Bapa di sorga yang melekat di diri kita. dan itu melebihi apapun yang tak ternilai di alam semesta ini.

God Bless us

No comments:

Post a Comment