Posts

Tidak perlu melihat jika rasa sudah terpuaskan

"Bapa tidak Tunggu keluarga jemputkah? Bisa pulang sendiri?" "Biar saya jalan pelan-pelan Saja" Pemandangan tengah hari di IGD Ini agak-agak bikin ngilu. Seorang bapak berjalan tertatih keluar melalui pintu lebar putih. Tidak perlu menunggu orang lain untuk keluar. Tidak perlu pasti pikirnya. Atau mungkin keluarga Memang tidak terlalu peduli? Ataukah dia type yang tidak ingin merepotkan? Mungkin Saja. Semua bisa terjadi.  Sepasang suami Istri tanpa Sendal berbincang di tengah gemuruh batuk sang Istri. Sedikit mengelus kepala buah hatinya, tangan yang satu memegang kantong setukat roti dan minuman gelas. Suami tampak lelah. Berdiri di samping tabung oksigen yang membantu si Istri bernapas. Pakaiannya lusuh, tapi hatinya licin..berusaha menyenangkan Pasangan jiwanya yang mulai pesimis.  Cinta kadang tidak terkira. Menembus tebalnya materi.  Sang bapak yang enggan merepotkan.. Sang suami yang tidak merasa repot.. Cinta..sesederhana itu.  Tapi terbanyak sulit di genggam...

Frederika..

Image
Selama hidup Oma selalu bernyanyi, "Yesus menginginkan daku bersinar bagiNya..dimanapun ku berada, ku menyenangkanNya. Bersinar..bersinar itulah kehendak Yesus.." Pagi Tadi Oma Punya sinarnya sendiri. Terbaring dan tersenyum kecil.  Rasanya Masih mendengar suaranya bernyayi,  rasanya Masih mendengar hentakan mesin jahit dimana semua perca menjadi arti.. rasanya Masih mendengar dia bicara tentang kenapa harus makan yang benar.. rasanya dia Masih mendengkur pelan dan terkadang kencang.. Rasanya dia Masih berjalan kedepan kebelakang dengan jutaan ide2... Rasanya dia Masih tetap hangat..Masih tetap melihat..Masih tetap menyentuh dengan tangan keriput yang dulu memandikan saya.. Hey perempuan tua yang Punya banyak cerita...Kamu Akan sangat dirindukan..sangat dirindukan..sampai jumpa disana perempuan hebatku..cium sayang untuk yang lain. Love u oma Frederika Adolf Kolo Bubu - Willi

Menoleh terlalu Sering

Kupang, 22 Juli 2015 Udara panas, dan terik mentari di atas kepala tidak juga membuat cair sebongkah Kasih yang sedang terbentuk. Beberapa sedikit merasa terganggu, terbanyak mengiyakan dengan senyuman.  Saya Pikir yang lalu sudah pergi ke awan dengan tertawa senang, tapi saya salah. Masih Saja Ada telunjuk yang tidak Akan rela melihat saya tersenyum.  Mengapa begitu gusar? Mengapa? Bukankah alur berjalan kita berbeda?seperti timur dan Barat.. Mengapa selalu Memutar balik Hanya untuk menggunjing?  Mungkin,..ya mungkin Saja, Ada sisi tidak terpenuhi..mungkin..entahlah..apa Ada rasa kurang Percaya pada hati sendiri? Berhentilah sebelum uratmu putus sebelum wAktunya. Terlalu banyak Pikir Hanya ciptakan kerutan disekitar jantung. Saya tidak perlu diurus. Sungguh tidak perlu. Awasi Saja matamu, jangan sampai Terjatuh lagi pada kepala yg lain. Saya sungguh tidak peduli.  Sangat tidak peduli.

Hari lain Selain hari Ini

Image
God direct my life

"What if I told you, the joke isn't funny anymore?"

Image
Ya, sudah tidak menyenangkan lagi jika Kamu mulai membuat banyak orang terluka.. Sudah tidak menyenangkan lagi jika Kamu sudah bisa menciptakan kebencian di dalam satu tubuh.. Sudah tidak menyenangkan lagi jika Kamu Hanya bisa memandang orang lain  lebih rendah darimu.. Sudah tidak menyenangkan lagi jika yang selalu Kamu  pikirkan adalah "apa dia Masih Ada disini?" Sudah tidak menyenangkan lagi jika mulut selalu Juara daripada otak.. Sudah tidak menyenangkan lagi jika Kamu selalu salah melihat Titik sebagai koma berkepanjangan... Saya, Kamu, dia, kalian, mereka, semua Punya jalan sendiri-sendiri.   Tidak perlu menilai, Ini bukan ujian. Tidak perlu berteriak, Ini bukan pertandingan. Tidak perlu memaki, Ini jelas bukan tong sampah. Tidak perlu..sungguh tidak perlu.  Jalan Saja terus, pandang sebelahmu. Buat apa melihat ke belakang. Toh orang-orang di belakang kalian sudah berbelok ke Arah Tujuan lain.  Hanya Saja Ada satu yang perlu Kamu tau, malaikat kecil yang s...

DONE!

Kupang 1 April 2015  I am done!

Mereka panggil dia David

Ruangan pengap itu membuatmu menangis keras Suara marah melayangkan anganmu lebih tinggi Tatapan tajam kau balas sendu. Kosong. Mereka hanya bingung, dear David. Mereka hanya tidak tau, dear David. Mereka hanya belum paham, dear David. Aku bertanya pada mereka. Ingin rasanya memelukmu. Tidak ada kesempatan. Mereka bilang kamu jenius hanya saja banyak bermimpi. Mereka bilang kamu ramah hanya saja terlalu diam. Dear David, kamu ada karna harus ada. Dear David, jangan merasa terbuang. Dear David, kamu terlalu berharga untuk merasa tidak dicintai. Dear David, jangan takut. Kamu hanya sedang belajar berhadapan dengan hidup keras diluar sana. Dear David, maaf tidak pernah memelukmu. Dear David, entah kapan kita bertemu lagi. Dear David, jangan lagi Ku dapati kau menangis dalam ruang gelap itu. Dear David, tolong jangan menangis lagi. Beri aku senyum kikukmu. Jesus loves you dear David. Jangan nangis lagi ya.. (David, murid grade 1. Anak hasil pemerkosaan seorang kakak...

Pemanasan itu penting!!

Image
"Makanya jangan lupa pemanasan" Kalau diingat-ingat kayanya saya sudah cukup pemanasan kemaren, saya rasa ini karna lumayan lama saya tidak melakukan TRX makanya otot seperti kaget lagi.  Apa sih TRX? Latihan TRX diciptakan oleh seorang anggota Angkatan Laut AS, Randy Hetrick. Ide latihan ini muncul ketika ia tinggal di dalam kapal selam dan tidak memiliki peralatan latihan, serta terbatasnya ruangan untuk berlatih. Ia kemudian menggunakan sebagian dari perlengkapan parasut dan sabuk karate untuk membuat sebuah prototip TRX, yang bisa kita lihat pada zaman sekarang.

Jalan saja, Tuhan pasti tolong

Rote Timur, jumat 6 februari 2015 Hujan lebat menyambutku siang tadi, kapal mulai akrab dengan beton kokoh dilautan. Kapal berlabuh. perjalanan pertamaku ke pulau ti'i langga ini, semua serba tiba-tiba. Keputusan terbulat tanpa ragu-ragu. Entah mengapa tidak ada sedikitpun ketakutan untuk berkata 'ok, saya gabung'. Trail putih menjemputku, menerobos hujan yang enggan berhenti walau sejenak. Basah, kuyup, sudah pasti, namun mata terbuai dengan hamparan hijau padang, hidung dimajakan aroma hujan..hmmmmm wangi rumput tak tergantikan. 1jam, sampai juga dirumah tempat kami tidur. 8 pasang mata mengawasiku melewati pintu. Rumah ini sedikit pengap, maklum saja jika hanya ada para lelaki disini. Aku melongo ke dalam kamar yang akan saya tempati, not so bad. Hanya berantakan dan tak terurus. Oke, sebaiknya mulai ganti baju dan berkenalan dengan jejaka-jejaka ini. Seorang wanita muda datang dan berkenalan, namanya nita, dia juga salah satu calon pengajar bersama-sama aku nant...

they will never make me cry!

Animal instinct nya cranberries udah 3 Kali diputer..ngehelah otak saat ini. Antara lega, marah, sedih atau apalah..rasanya pengen nendang, mukul atau aaahh taulah!! Selalu ada suara kecil yang bilang 'he is not the one', tapi penyangkalan selalu lebih menang. Tapi mata Tuhan melihat maaannn!! Hahaahha yang benar selalu benar, yang salah ya selalu salah. Waktu Tuhan kita gak pernah tau, bisa sekarang di kasih pentunjuk bisa jg nanti. Entahlah.. God is good for me...ditengah campur aduknya perasaan, selalu ada dia..si Bocah kecil gw. Amazing yah Tuhan itu. Selalu tepat waktu. Ya sudahlah..seperti lirik lagu, cikar kanan cari laen!! Adiosss!!

El Pueblito dan Pondok Bambu punya rindu yang sama

Get The Gringo. Film keren yang sudah 4 kali saya tonton tapi belum juga merasa bosan. Kisah perjalanan seorang perampok yang akhirnya ditempatkan dalam sebuah penjara meksiko. Banyak cerita -cerita tentang perampokan sebenarnya. Tapi yang satu ini benar-benar bikin saya WOW!!

YES, IAM A LUCKY BASTARD!!

Badan ini masih saja pada posisi agak sedikit miring. Perut masih terasa menikam-nikan dari dalam. Dari tadi malam sakit ini saya rasa. Sulit tidur diposisi manapun.  Tidak kompak antara badan dan pikiran. Saya benar-benar tidak merasa sehat. Kalau sudah begini saya tidak merasa terlalu beruntung seperti yang sering di bilang teman-teman saya. "elo itu, lucky bastard!!"

Perempuan hebat itu Oma saya!!Saya rindu dia!!

Image
Di jam seperti ini, tiba-tiba saya merasa sangat rindu dengan sosok tegas yang saat ini mungkin sedang terlelap. Ya, saya rindu oma saya.  Satu-satunya oma yang masih ada. Mungkin karena baru saja saya dan ela yang kebetulan sedang bersama oma, bercerita bagaimana cerianya oma hari ini. Oma, perempuan perkasa serba bisa.

Televisi seharusnya paham

--> “Media may not only tell us what to think about , they may also tell us how and what to think about it, and perhaps even what to do about it.” Dua hari ini, Indonesia digemparkan dengan tragedy tugu tani yang memakan 9 nyawa. Berbagai media cetak, online dan elektronik memuat berita serupa. Disaat yang hampir bersamaan ada juga kejadian pemerkosaan dalam angkutan umum. Namun rupanya masyarakat lebih tertarik dengan perkara Xenia berdarah, daripada merasa perlu tau apakah para pelaku pemerkosaan sudah tertangkap atau belum. Tidak semua masyarakat dekat dengan berita online, tidak semua juga yang terbiasa membaca koran cetak. Televisi merupakan sumber berita paling merakyat. Kekuatan audio dan vidio mampu membelokkan pemirsa dimana dia harus berhenti untuk melihat.

Jangan menyerah..Tuhan ada.

Pagi ini saya bangun dengan bertumpuk gundah dihati. Tapi bukan lagi perkara asmara. Ini terasa nyilu sampai tulang. Tuhan pasti tolong...Tuhan pasti tolong.... terus saya hibur hati ini... Tarik nafas panjang.....

Life isn’t about how many breathes you take but about the moments that take your breathe away.

Image

Cepat sembuh anakku sayang....mama butuh kamu.

Lelaki kecil itu sedang terlelap. Dengkurannya sempurna. Nafasnya teratur. Matanya tertutup rapat tanda nyenyak. Dia belum juga bergerak dari posisi awal dia tertidur. Saya berada beberapa jengkal di sebelahnya. Hanya kami berdua dirumah saat ini. Semuanya pergi dengan keperluan masing-masing.

Natal tidak boleh ikut hambar

2 hari menjelang natal...seharusnya bahagia bukan?? Tapi kenapa malah terasa hambar begitu saja... Hambar!! Kata itu ajaib sekali. Dalam sekejab merubah semua kalimat-kalimat bermakna menjadi seonggok kotoran sapi.

Jejaka-jejaka bercelana gantung yang Tuhan kirim

Kramat Lontar.  Jalanan berdebu. Lalulalang kendaraan yang tidak pernah berhenti. Hentakan mesin bajaj saat berusaha melewati undukan polisi tidur yang ada tepat didepan rumah saya. Teriakan tetangga. Sumpah serapah ibu pada anaknya yang terjebak dalam ruangan sempit penyewaan video game. Pedagang keliling yang tanpa enggan berteriak di hampir setiap rumah.  Terpaksa harus berteriak. Adu audio antara manusia dan mesin kendaraan kerap terjadi dijalan ini.

Menyerah untuk Menyerang

Jaman kecil dulu ada satu permainan yang disebut "MAEN BENTENG". Permainannya sangat sederhana, dua kubu dengan masing-masing anggota akan saling menyerang dan menangkap.  Apabila anggota kubu lawan tertangkap maka akan dimasukkan penjara. Nah nanti sisa orang yang anggotanya sudah tertangkap harus membebaskan temannya yang dipenjara.